webkos.co.JAKARTA Arus lalu lintas dari Bekasi menuju Jakarta kembali tersendat akibat banjir yang menggenangi sejumlah titik jalan utama. Kondisi ini menyebabkan kepadatan kendaraan atau bacet hingga 2 kilometer pada pagi hari, Rabu (11/3/2026).
Titik Banjir dan Dampaknya
Menurut laporan Dinas Perhubungan Bekasi, titik-titik yang terdampak banjir berada di area rawan genangan berikut:
- Jalan Raya Kalimalang: air setinggi 30–50 cm menggenangi jalur menuju Jakarta.
- Cibubur Junction: kendaraan roda dua dan empat melambat akibat genangan di persimpangan utama.
- Jalan Raya Bekasi Barat: genangan menutupi sebagian lajur, memperlambat arus lalu lintas.
Akibatnya, kemacetan parah terjadi di akses Bekasi–Jakarta, dengan kendaraan bergerak sangat lambat hingga 2 km dari titik awal banjir.
Penyebab Banjir
Beberapa faktor yang menyebabkan genangan air di jalur Bekasi–Jakarta antara lain:
- Hujan deras yang turun sejak dini hari di wilayah Bekasi dan sekitarnya.
- Sistem drainase yang tersumbat di beberapa titik jalan utama.
- Aliran sungai kecil yang meluap akibat curah hujan tinggi.
Kombinasi faktor tersebut memicu genangan yang menghambat arus kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi hari.
Saran bagi Pengendara
Bagi masyarakat yang hendak menuju Jakarta dari Bekasi, berikut beberapa tips:
- Gunakan jalur alternatif untuk menghindari titik genangan.
- Perhatikan informasi lalu lintas terbaru melalui radio atau aplikasi navigasi.
- Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, terutama rem dan mesin, untuk menghadapi genangan.
- Jika memungkinkan, tunda keberangkatan hingga genangan surut untuk menghindari kemacetan.
Penanganan Banjir
Pemerintah daerah bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bekasi telah menurunkan petugas untuk melakukan pompa air dan membersihkan saluran drainase. Diharapkan dalam beberapa jam ke depan, arus lalu lintas akan kembali lancar.
Kesimpulan
Banjir yang menggenangi akses Bekasi–Jakarta menyebabkan bacet sepanjang 2 km, menimbulkan kemacetan parah di pagi hari. Masyarakat diimbau tetap waspada, memanfaatkan jalur alternatif, dan memantau kondisi lalu lintas terkini. Upaya penanganan dari pemerintah diharapkan dapat mempercepat surutnya genangan dan mengurangi dampak kemacetan.






