Webkos.co.id,Yogyakarta – menatap sisa kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 dengan penuh keyakinan. Dengan sembilan pertandingan yang masih harus dijalani, tim berjuluk Laskar Mataram tersebut berambisi mengamankan hasil maksimal demi memperbaiki posisi di klasemen akhir.
Saat ini, PSIM Yogyakarta berada di peringkat kedelapan dengan perolehan 38 poin dari 25 laga. Mereka hanya terpaut satu angka dari Persebaya Surabaya yang berada tepat di atasnya, serta berjarak tiga poin dari Persita Tangerang dan Bhayangkara FC yang menempati posisi lima dan enam.
Fokus pada Pertahanan Jadi Kunci
Bek andalan PSIM, Franco Ramos, menekankan pentingnya menjaga kekompakan lini belakang sebagai faktor utama dalam mengarungi sisa musim. Ia menilai, meminimalkan kebobolan akan sangat berpengaruh terhadap peluang tim meraih hasil positif.
Menurutnya, kontribusi di lini pertahanan tetap menjadi prioritas utama, meski sesekali membantu tim mencetak gol juga memberikan nilai tambah. Ia juga menegaskan bahwa sejak awal musim, target tim adalah bertahan di kompetisi dan menjauh dari zona degradasi.
Target Awal Hampir Tercapai
Franco menyebut bahwa tujuan utama PSIM pada awal musim adalah memastikan diri tetap bertahan di kasta tertinggi. Dengan capaian yang sudah mendekati target tersebut, tim kini mulai membuka peluang untuk meraih hasil yang lebih baik di sisa pertandingan.
Ia menambahkan bahwa setelah target utama tercapai, tim bisa bermain lebih leluasa untuk melihat sejauh mana mereka mampu melangkah di klasemen akhir musim ini.
Tantangan di Laga Tersisa
PSIM dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Dewa United pada pekan ke-26 BRI Super League. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, pada Jumat (3/4/2026).
Ambisi Menang di Sisa Musim
Sementara itu, gelandang PSIM, Donny Warmerdam, juga menyampaikan optimisme serupa. Ia menegaskan bahwa tim memiliki motivasi tinggi untuk meraih kemenangan sebanyak mungkin dari sembilan laga tersisa.
Warmerdam menyebut, meskipun target awal bukan untuk bersaing di papan atas, peningkatan performa tim membuka peluang untuk meraih posisi yang lebih baik. Ia juga mengakui bahwa persaingan dengan tim-tim papan atas akan menjadi tantangan tersendiri.
Beberapa tim kuat seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta dinilai sebagai lawan yang berat. Namun, laga-laga tersebut justru menjadi kesempatan bagi pemain untuk tampil maksimal di stadion besar dan atmosfer kompetisi yang menantang.
Dengan semangat yang terjaga dan fokus pada setiap pertandingan, PSIM berharap mampu menutup musim dengan hasil terbaik serta posisi yang lebih membanggakan di klasemen akhir.






