Webkos.co.id,Jakarta – Liverpool harus menelan kekalahan pahit saat menghadapi Manchester City dalam laga perempat final Piala FA musim 2025/2026, Sabtu (4/4/2026). Bermain di Etihad Stadium, The Reds tumbang dengan skor telak 0-4 dan harus menghentikan langkah mereka di ajang FA Cup 2025–2026.
Hasil ini menjadi sorotan tajam, terutama karena Liverpool tampil jauh di bawah performa terbaik mereka sepanjang pertandingan.
Szoboszlai Akui Tim Tampil di Bawah Standar
Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, tidak menutup-nutupi kekecewaan usai laga. Ia mengakui bahwa timnya memang pantas kalah karena gagal menunjukkan kualitas permainan yang diharapkan, baik secara teknis maupun mental.
Menurutnya, Liverpool tidak mampu menampilkan semangat juang yang seharusnya hadir dalam pertandingan besar seperti ini. Ia juga menilai hampir seluruh pemain gagal tampil optimal.
“Tim tidak bermain dengan cukup semangat dan mentalitas yang dibutuhkan. Secara keseluruhan, kami tidak tampil baik,” ungkap Szoboszlai dengan nada kecewa.
Mentalitas Jadi Sorotan Utama
Szoboszlai menegaskan bahwa faktor mental menjadi salah satu penyebab utama kekalahan telak tersebut. Ia menilai bahwa menghadapi tim sekelas Manchester City membutuhkan konsistensi, determinasi, serta kepercayaan diri tinggi.
Minimnya agresivitas dan lemahnya duel di berbagai lini membuat Liverpool kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Manchester City yang tampil dominan sepanjang laga.
Harapan untuk Bangkit
Meski hasil ini mengecewakan, Szoboszlai meminta timnya untuk segera melupakan kekalahan tersebut dan fokus pada pertandingan berikutnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan semangat tim di tengah situasi sulit.
“Ini memang masa yang berat, tetapi kami harus tetap bersatu. Masih ada pertandingan berikutnya, dan kami harus memastikan musim ini tidak berakhir dengan cara yang buruk,” tambahnya.
Kekalahan ini menjadi sinyal bagi Liverpool bahwa perbaikan signifikan, terutama dalam aspek mentalitas dan konsistensi permainan, diperlukan agar mereka bisa kembali bersaing di level tertinggi.






