Webkos.co.id,Jakarta – Samsung tampaknya belum berhenti mengembangkan lini chipset buatannya sendiri. Setelah menghadirkan strategi berbeda pada seri Galaxy S26 di berbagai pasar, perusahaan asal Korea Selatan itu kini dikabarkan tengah menyiapkan prosesor baru, Exynos 2800, yang akan digunakan pada Galaxy S28.
Mengacu pada laporan ZDNet yang dikutip SamMobile (29/3/2026), chipset tersebut direncanakan meluncur bersamaan dengan Galaxy S28 pada 2028 mendatang.
Exynos 2800 disebut akan diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2nm dari Samsung Foundry, tepatnya SF2P+. Ini berbeda dari rencana awal yang sempat mengarah ke proses 1,4nm. Perubahan ini mengindikasikan Samsung lebih mengutamakan kestabilan produksi serta efisiensi performa dibanding memaksakan lompatan teknologi ekstrem.
Jika benar, langkah ini menandai pergeseran strategi industri semikonduktor. Alih-alih sekadar mengecilkan ukuran node, Samsung memilih pendekatan yang lebih realistis dengan menyeimbangkan performa dan efisiensi daya.
Menariknya, Exynos 2800 sebelumnya memiliki nama kode “Vanguard”, sementara generasi sebelumnya, Exynos 2700, menggunakan kode “Ulysses”.
Samsung Buka Jalan Transfer File dengan AirDrop
Di sisi lain, Samsung juga berupaya meningkatkan kompatibilitas perangkatnya dengan ekosistem lain. Perusahaan berencana menghadirkan dukungan untuk fitur transfer file milik Apple, AirDrop.
Informasi ini disampaikan oleh COO MX Business Samsung, Won-joon Choi, dalam sebuah konferensi pers di Jepang, seperti dilaporkan Android Police. Ia menyebutkan bahwa Samsung sedang mengembangkan pembaruan agar perangkat Galaxy bisa terhubung dengan fitur tersebut.
Seri Galaxy S26 disebut akan menjadi perangkat pertama yang menerima dukungan ini, sebelum kemudian diperluas ke model lain melalui update software.
Meski belum ada jadwal resmi, kemungkinan fitur ini akan hadir secara bertahap. Upaya ini juga sejalan dengan langkah Google yang sebelumnya mengumumkan perluasan interoperabilitas antara Quick Share dan AirDrop ke lebih banyak perangkat Android pada 2026.
Inisiatif ini sebenarnya sudah dimulai sejak akhir 2025, dan beberapa vendor seperti Oppo bahkan telah lebih dulu mengonfirmasi dukungannya. Dengan perkembangan ini, batasan antara Android dan iOS dalam hal berbagi file diperkirakan akan semakin berkurang.
Galaxy A57 5G Resmi Meluncur, Tawarkan Fitur Premium di Kelas Menengah
Samsung juga memperkenalkan Galaxy A57 5G sebagai bagian dari lini ponsel kelas menengah terbarunya. Perangkat ini hadir dengan sejumlah peningkatan yang membuatnya terasa lebih premium, baik dari sisi desain maupun fitur.
Galaxy A57 5G mengusung bodi tipis dengan ketebalan 6,9 mm dan bobot 179 gram, menjadikannya nyaman digenggam meski membawa baterai berkapasitas 5.000 mAh. Desain ramping ini menjadi nilai tambah di tengah tren smartphone yang semakin besar.
Material yang digunakan juga meningkatkan kesan premium, dengan lapisan Gorilla Glass Victus+ di bagian depan dan belakang serta frame aluminium.
Spesifikasi Galaxy A57 5G
Untuk ketahanan, perangkat ini telah mengantongi sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan terhadap debu dan air, memberikan perlindungan ekstra untuk penggunaan sehari-hari.
Di sektor layar, Samsung menyematkan panel 6,7 inci FHD+ Super AMOLED+ dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.900 nits. Spesifikasi ini memungkinkan tampilan tetap tajam dan nyaman digunakan, bahkan di luar ruangan.
Dari sisi performa, Galaxy A57 5G ditenagai chipset Exynos 1680 dan dilengkapi sistem pendingin vapour chamber yang diklaim 13 persen lebih besar. Hal ini bertujuan menjaga suhu perangkat tetap stabil saat digunakan untuk aktivitas berat seperti gaming atau multitasking.






